Tampilkan postingan dengan label Techno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Techno. Tampilkan semua postingan

Selasa, Oktober 18, 2011

Cara membuat web server dengan menggunakan Debian

web server dapat berupa perangkat keras ataupun perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada user melalui protokol komunikasi HTTP atau HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu situs web dalam layanan ke pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti browser. kali ini kita akan mencoba tuk membuat web server sendiri dengan menggunakan linux debian dan beberapa aplikasi tambahan.

Selasa, Oktober 04, 2011

Grid Computing

       Bagi para peneliti di negara-negara yang kemampuan ekonominya terbatas maka solusi yang diberikan oleh teknologi grid computing ini merupakan suatu alternatif yang harus dipertimbangkan dengan amat serius. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk yang dilakukan dengan menggunakan bantuan komputer (e-Science), tidak harus terhenti hanya karena keterbatasan dana. Teknologi grid computing memungkinkan para peneliti memanfaatkan sumber daya komputasi yang telah ada semaksimal mungkin. Dengan menggunakan teknologi ini, para peneliti dapat menggabungkan komputer-komputer yang berada di tempat-tempat yang secara geografis terpisah menjadi suatu kesatuan sistem komputer. Gabungan banyak komputer ini secara keseluruhan mampu menyediakan sumber daya komputasi yang setara atau bahkan lebih dengan komputer berkategori supercomputer. Lebih lanjut, sistem komputer ini dapat digunakan secara bersama-sama oleh para peneliti yang juga berasal dari instansi-instansi yang lokasinya berlainan. Secara keseluruhan, tidak saja teknologi grid computing memungkinkan para peneliti menerapkan e-Science untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan biaya yang relatif “terjangkau”, tetapi juga dapat memanfaatkan sumber daya komputasi yang ada seefisien mungkin secara bersama-sama oleh banyak peneliti.

Minggu, Mei 17, 2009

Intel Didenda, AMD Puas

Komisi Eropa membuktikan Intel bersalah karena menyalahgunakan posisinya sebagai penguasa pasar microprosesor x86 di seluruh dunia. Mendengar Keputusan tersebut, AMD pun menanggapinya. Menurut pihak Komisi Eropa, Intel telah merugikan jutaan konsumen di Eropa dengan cara menghalangi para kompetitornya masuk ke pasar chip komputer selama bertahun tahun. Hal tersebut merupakan praktek pelanggaran undang undang antimonopoli yang sangat serius dan tidak dapat ditoleransi. Komisi Eropa juga memutuskan untuk memerintahkan Intel mengubah praktek praktek bisnisnya segera dan mendenda Intel sebesar USD1.45 miliar. Keputusan tersebut sedikit banyak memberikan kepuasan tersendiri bagi AMD, selaku pesaing Intel di pasar Microprosesor. Apalagi, Intel dan AMD masih terlibat perseteruan di meja hijau terkait monopoli yang diduga masih dilakukan Intel di banyak negara. "Keputusan Komisi Eropa merupakan tahapan penting dalam rangka menjamin pasar tetap kompetitif. AMD konsisten untuk terus menjadi pemimpin dalam inovasi teknologi dan kami memiliki berharap ke depan dunia tidak diatur oleh Intel melainkan oleh pelanggan," kata Dirk Meyer, AMD president and CEO. "Dengan keputusan ini, industri akan diuntungkan dari berakhirnya praktek monopoli yang dilakukan Intel dan konsumen di Eropa akan lebih bebas menentukan pilihan untuk menikmati nilai dan inovasi," ujar Tom McCoy, AMD executive vice president for legal affairs. Ini bukan kali pertama Intel mendapatkan hukuman denda arena monopoli. Pada 2008, Korea Fair Trade Commission (KFTC) mendenda Intel dengan nilai USD25,4 juta dengan kasus yang sama. Bahkan di Amerika Serikat, Komisi Perdagangan Federal (FCT) dan Kantor Kejaksaan Agung New York melakukan investigasi terhadap Intel atas praktek monopoli yang dilakukan Intel. AMD telah mengajukan perkara tersebut ke Pengadilan Distrik Delaware Amerika Serikat yang dijadwalkan mulai akan disidangkan pada musim semi 2010. (fadiLL_gO_kiLL)